Tips dan Cara Merawat Anakan Sirpu Tepat dan Benar

Tips dan cara merawat anakan sirpu yang tepat dan benar – Burung  sirpu atau cipoh merupakan burung pengicau yang memiliki ukuran yang kecil. Burung ini hanya memiliki panjang badan 13 cm. Burung ini dulu sempat masuk dalam kategori cucak-cucakan. Namun sekarang, burung sirpu masuk dalam anggota Aegithidae.  Perawatan burung yang memiliki suara merdu ini memang gampang-gampang susah. Tetapi dengan pola perawatan dan pemeliharaan secara konsisten dan benar, maka tak ada yang perlu dikhawatirkan kok. Apalagi membuat burung sirpu ini gacor. Berikut tips dan cara merawat anakan sirpu yang tepat dan benar.

Tips dan Cara Merawat Anakan Sirpu Dengan Tepat dan Benar

Pertama, perlu diketahui bahwa burung sirpu yang satu ini memiliki wilayah persebaran yang cukup luas. Terutama di daerah oriental ( asia selatan ) seperti india, Bangladesh, srilanka, dan kawasan Indonesia. Dikawasan Indonesia, burung ini tersebar dari jawa, bali, hingga Kalimantan.

Baca: Panduan Budidaya Ternak Ayam Kampung Agar Menguntungkan

Perawatan burung sirpu

Kebanyakan penggemar burung suka membeli burung sirpu yang masih anakan karena mudah dirawat dan dijinakkan sehingga dapat mengikuti pola pengasuhan dari majikanya. Sebaliknya, proses penjinakan burung sirpu dari alam yang sudah dewasa lebih sulit dilakukan karena karakter aslinya sudah terbentuk sejak ia berada dalam habitat aslinya. Proses perawatan agar burung sirpu mau makan voer dapat dilakukan dengan beberapa cara dibawah ini.

Minggu pertama

  1. Burung sirpu diberi makan full kroto atau ulat kandang (ulat balap) untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh burung sirpu agar tetap fit. Selain itu, tindakan ini bertujuan untuk mengenalkan cepuk pakan dan air minum kepada anakan burung sirpu
  2. Karena mendapat perlakuan yang sama terus menerus, burung sirpu akhirnya akan mengerti bila makan tempatnya ada di cepuk makan dan bila ingin minum ada di wadah air minumnya.
  3. Selama pelatihan ini usahakan kondisi burung sirpu sehat dan fit
  4. Untuk seminggu pertama, burung tidak usah dijemur. Dan jangan pindah-pindah gantangan

Minggu kedua

  1. Pada pelatihan minggu kedua diadakan sedikit perbedaan. Pada cepuk makan minggu pertama isinya full kroto, sedangkan pada minggu kedua dicampur dengan voer
  2. Pencampuranya juga sederhana saja. Masukan voer hingga seperempat wadah, kemudian taburi kroto diatasnya (tidak usah diaduk)
  3. Pada minggu kedua, boleh diperkenalkan dengan berbagai fooding lain terutama jangkrik. Tapi 1-2 ekor saja
  4. Boleh dijemur tetapi jangan terlalu lama

Minggu Ketiga

  1. Pada minggu ketiga, pemberian voer ditingkatkan. Tapi tetap campur dengan kroto. Kroto jangan sampai melebihi voer pada minggu ketiga ini
  2. Berikan multivitamin khusus
  3. Bila feses burung sirpu berwarna hijau tua atau cokelat, itu menandakan ia benar-benar makan voer
  4. Pemberian kroto setiap hari akan merangsang burung sirpu untuk berkicau
  5. Anda juga bisa menggunakan metode pemasteran dengan Mp3

Baca Juga:

Itulah Informasi tentang tips dan cara merawat anakan sirpu dengan tepat semoga dapat berguna dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Juraganburung.com - Informasi Seputar Burung Kicauan Indonesia © 2016 Frontier Theme
Ompoker.asia Judi Online, Qiu Qiu, Poker Online, Capsa Susun Terpercaya